Our Journey to The Future

Our Journey to The Future

Rabu, 16 April 2025

Mengikhlaskan hati

Bismillah..

Saking lamanya aku nggak post di sini, banyak hal sudah terjadi. dari post beberapa tahun terakhir, aku bercerita kami yang pindah ke kontakan baru. dan dari kontrakan baru itu, sekitar 2 tahun kemudian kami alhamdulillah membeli sebuah rumah, yang nggak terlalu jauh juga dari kontakan lama kami. 


Rumah ini insyaAllah menjadi rumah kedua kami. rumah yang sederhana, namun alhamdulillah kami bisa melalui sampai sekitar 8 tahun di rumah ini. 

Rumah yang menjadi saksi banyak perjalanan cerita keluarga kami. Rumah yang kami isi pelan-pelan, seadanya uang. meski ya tidak estetik seperti rumah orang-orang, tapi alhamdulillah kami mencintai rumah ini, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Namun beberapa bulan lagi, kami harus meninggalkan rumah kecil ini. meninggalkan semua kenangan disini. meninggalkan kenyamanan kami, sahabat-sahabat kami, majelis ilmu kami. 

InsyaAllah kami akan back for good ke Surabaya.

Berat. sungguh berat. buatku, buat anak-anak. Kami sudah memiliki banyak sahabat disini, kami benar-benar menikmati hidup yang slowliving disini. tidak terlalu hiruk pikuk. kemana-mana dekat.

But the show must go on. 

Mau tidak mau. meski sedih dan sangat berat hati, namun Bismillah. kami akan mengarungi hidup baru di Surabaya. Semoga Allah berkahi, Allah ridhoi, dan Allah mudahkan segalanya untuk kami sekeluarga.

Fighting, Chayoo, Ganbatte
 

Jumat, 11 April 2025

Kabur aja dulu

 Bismillah..

Beberapa saat lalu, tagar ini ngeboom di jagad dunia maya. digaungkan mungkin oleh orang-orang yang lelah dengan berbagai keajaiban negara ini. 

Berita yang tidak menyenangkan silih berganti menghiasi layar HP (sekarang tipi udah kehilangan pesonanya). belum lagi cerita-cerita para diaspora yang banyak menggambarkan serunya hidup di negara orang. makin-makinlah warga berlomba ingin kabur. meski di circleku sih belom ada cerita yang ngabur beneran. hehehe

Aku pribadi sebagai ibu paruh baya, seolah lelah melihat carut marut negara ini. dari dulu punya keinginan untuk pindah ke negara lain (madinah. Aamin) namun yaa sampai sekarang masih di sini-sini aja.

Usia yang tak lagi muda, suami yang kerjanya masih disitu. kaya yaudah dijalani saja kenikmatan ini. terlebih saat ini banyak PHK dimana-mana. punya pekerjaan saja udah Alhamdulillah. 

Mensyukuri setiap apa yang dimiliki saat ini. sekecil apapun. karena ya nggak tau kenikmatan ini akan bertahan berapa lama.

beruntungnya ditengah berita tidak enak yang menyerbu, lalu datanglah bulan Ramadhan. dan seperti kebiasaanku sekitar 3 tahun ini, setiap memasuki bulan Ramadhan, aku menghentikan kegiatanku buka instagram. sesekali buka namun hanya untuk nyari resep misalnya. selebihnya aku nggak ingin tau, nggak scroll-scroll juga. jadi sebulan itu aku benar-benar tenang, meski sesekali bocoran berita datang dari suami atau sahabat-sahabat. dan aku berusaha sebisa mungkin untuk sekedar, hoo yaa baiklah. lelah, muak. dahlah kuingin jalanin Ramadhan dengan tenang.

lalu Ramadhan berlalu, dan sampai sekarang, aku hanya sesekali buka instagram.

ternyata seriusan libur bersosmed itu bikin hati lebih ringan aja. nggak overthinking mikir keajaiban-keajaiban dunia ini yang makin nggak masuk akal. 

Terus doakan negara ini, doakan pemimpin-pemimpin negara ini. jauhkan negara ini dari orang-orang tamak yang haus kekuasaan dan kekayaan. dan semoga Allah menjauhkan kita dari orang-oang dzalim yang ingin berbuat fitnah kepada kita dan keluarga. Aamin 




Senin, 07 April 2025

Long Time no see

 bismillah.

setelah ratusan purnama, aku baru ingat kalo aku punya rumah disini, yang ternyata masih tetap eksis meski sudah bertahun-tahun. padahal bahkan multiply aja udah hilang bertahun lalu. masya Allah. 

jadi mari kita kembali aktifkan blog ini (semoga istiqomah)


first thing first. Taqobalallahu minna wa minkum. semoga Allah menerima semua amalan kita selama bulan Ramadhan lalu. aamin

Sabtu, 14 Januari 2017

Kos tiga bersaudara

Bismillah...

Ja sayoonaraa...
Terima kasih atas 1,5 tahun yang sangat menyenangkan di kos ini.
Terima kasih sudah memberi kehangatan pada pendatang baru seperti kami.
Mendapat saudara baru di kota yang belum pernah kami datangi sebelumnya.
Saudara-saudara baru yang sangat baik.
Terima kasih sudah memberi banyak memori indah, termasuk tempat kami menambah anggota keluarga, dari berempat menjadi berlima ;)

Saatnya kami melanjutkan gelar kontraktor kami dengan menempati rumah ke 6.

Kamis, 22 Desember 2016

Apa kabar adek Nifa?

Bismillah

Alhamdulillah adek nifa sudah 7bulan.
Perkembangannya sampai hari ini, udah makin cepet ngesotnya.
Masih suka pose yoga 😁
Masih suka gaya ongkong-ongkong
Mulai belajar duduk, meski masih harus didudukkan, dan masih belom jejeg. Miring kesana sini, tau-tau nyusruk 😁

Trus mpasinya masih kombinasi antara blw dan spoon feeder.
Kenapa spoon feeder, karna kadang emaknya suka males ngukus ngukus 😛
Jadi beberapa kali pake nasi benyek sama sayur yang sedang dimasak untuk keluarga hari itu.
Jadi dek nifa ngikutin menu makannya orang dirumah. Biar ga rempong emaknya. Hihihi.

Alhamdulillah lancar makan dan pup nya.
Belom ada tanda-tanda alergi makanan tertentu.

Apa lagi ya...

Oia sudah mulai ngoceh. Ba ba ba semacam itu.
Kadang kedengeran seperti ngomong bapak. Tapi ya mungkin karna ucapan paling gampang kali ya. Hehe.

Trus trus sekarang udah susaahh banget ditinggal.
Liat emaknya pake jilbab udah rewel aja.
Ditaruh carseat juga udah mulai protes.
Paling anteng ya kalo diajakin naik motor. Mungkin karna sliyut2 angin dan posisi digendong pulak kali ya 😅😅

Ya segitu dulu rekap cerita perkembangan adek nifa ❤❤

Senin, 19 Desember 2016

Bismillah..

Ada perasaan sedih, ketika akhirnya kami mutuskan untuk mengontrak rumah, dan meninggalkan kos-kosan mungil ini.
Terlebih, sejak datang ke Tuban, kos-kosan ini banyak memberikan warna di kehidupan kami, sampai dengan bertambahnya anggota keluarga kamipun ya di kos ini.

Waktu berlalu dan satu per satu tetangga kos mulai pindah. Berganti dengan wajah-wajah baru.

Yah begitulah hidup. Tak pernah terdiam. Selalu berputar.

Ahhh mungkin saya sedang baper-bapernya. Hihi.

Kalo dihitung-hitung, nantinya rumah kontrakan kami akan menjadi rumah ke 6 yang kami tempati sejak pertama kami hidup bersama.
Kos-kosan pasir angin cileungsi - rumah kontrakan limus pratama cileungsi - rumah kami di setu bekasi - rumah sukodono - kos-kosan bukit karang tuban dan rumah kontrakan yang baru nantinya.

Ternyata berwarna juga hidup kami. 9 tahun pernikahan, 3 anak, dan 6 rumah. Hihihi

Semoga rumah kontrakan baru kami menjadi berkah. Amin ❤❤❤

*gonna miss this place 😢😢😢