Our Journey to The Future
Sabtu, 17 Mei 2025
1 month notice
Minggu, 04 Mei 2025
[Kajian] Syarah Kitab Ar Riqaq -1
Kitab Ar Riqaq yang disampaikan oleh Ustadz Firanda Hafidzahullah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
maknanya pelembut hati.
Nas-nas dalil dalil baik Al quran maupun Assunah, maupun hadist yang melembutkan hati.
Banyak hal yang mengeraskan hati
Allah tidak meliihat pada rupa kalian, melainkan hati kalian.
Ibnu Qayim, jika hati kita bersih, maka kita akan pilu saat terlewat amalan baik.
Imam bukhari memulai kitab dengan Basmallah.
Bab pertama. Kesehatan, dan waktu luang dan tidak ada kehidupan yang sesungguhnya kecuali kehidupan akhirat.
كتاب الرقاق (الرقاق جمع من الرقيقة)الباب الأول: الصحة والفراغ ولا عيش إلا عيش الآخرة
dari sahabat ibnu Abbas, Rasul berkata, dua nikmat yang banyak manusia terperdaya/ rugi. yaitu kesehatan dan waktu luang.
Imam bukhari membawakan riwayat lain, dua kenikmatan, dimana manusia banyak tertipi, yaitu kesehatan dan waktu luang.
Rasul berkata, 2 kenikmatan yang banyak manusia terperdaya/ merugi.
kesehatan dan waktu luang
Rasul mengingatkan, manfaatkan 5 perkara sebelum datang 5 perkara.
hidupmu sebelum matimu
kecukupan sebelum miskinmu
masa mudamu sebelum masa tuamu
manfaatkan kesehatanmu sebelum sakitmu
manfaatkan luangmu sebelum sibukmu
Kenikmatan kesehatan dan waktu luang.
makbun, artinya merugi.
2 nikmat ini disebut modal seorang muslim. untuk berdagang.
(kita sedang berdagang dengan Allah)
Allah berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنجِيكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Maukah aku tunjukkan kepadamu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?"
modal dagang kesehatan dan waktu luang dengan Allah dan mendapatkan keuntungan yang sangat besar (diakhirat)
banyak orang yang tidak menggunakan modalnya dengan baik. tidak menggunakan kesehatan dan waktu luangnya. kesehatan dan luangnya untuk dunia dan melupakan akhirat. sehingga merugi.
وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ
Artinya: "Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur."
(QS. Saba': 13)
jika kita tak ingin merugi. maka konsekuensinya kita harus pelit pada waktu. waktu kita adalah umur kita.
perkataan Hasan Al Basri. wahai anak adam, engkau adalah kumpulan hari-hari.
kita berjalan dengan umur. kumpulan hari-hari. jam-jam.
jika telah berlalu usia misal 40 tahun, maka telah pergi sebagaian dirimu. jika telah pergi sebagian dari dirimu. maka akan dikhawatirkan akan pergi seluruhnya dirimu.
waktu kita sesungguhnya hanya sedikit. yang benar-benar yang bisa kita optimalkan.
misal umur 60 tahun. lalu dikurangi sebelum baliq 15 tahun.
dikurangi waktu tidur 30% sekitar 15 tahun
sisa 30 tahun. ini yang bisa dioptimalkan untuk beribadah.
30 tahum > kebaikan/keburukan/ maksiat/ hal sia-sia tidak ada pahalanya.
sisanya berapa yang untuk kebaikan?
lalu bagaimana hasil perdagangan dengan Allah?
PERBAIKI HIDUPMU DI SISA HIDUPMU.
Rasul berkata : sesungguhnya amalan tergantung dari penghujungnya.
HADIST KEDUA. 6314
Dari Anas. dari rasullah bersabda :
Tidak ada kehidupan sesungguhnya kecuali kehidupan akhirat. maka perbaikilah kaum Anshar dan kaum Muhajirin
Hadist 6414
dari sahabat
kami bersama rasul pada perang khandaq.
rasul berkata, ya Allah tidak ada kehidupan selain kehidupan akhirat. maka ampunilah kaum anshar dan kaum muhajirin.
اللَّهُمَّ لاَ عَيْشَ إلا عَيْشَ الآخِرة
Ya Allah tidak ada kehidupan selain kehidupan akhirat.
ketika beramal solih harus bersemangat, jangan sampai terbalik bersemangat untuk kehidupan dunia, dan lupa atau tidak bersemangat untuk kehidupan akhirat.
untuk akhirat harus berjuang
BAB 2 Perumpanaan dunia dibanding akhirat
Al Hadid : 20
hadist 6415
sesungguhnya tempat diletakkan cemeti di surga itu lebih baik dari dunia.
dipagi/sore berjuang di jalan Allah lebih baik dari dunia dan seisinya.
dunia bernilai akhirat, jika dunia digunakan untuk akhirat.
Ketahui lah kehidupan dunia itu hanya permainan, senda gurau dan hanyalah perhiasaan.
lalu untuk berbangga-bangga. banyak-banyakan. perhiasan
melalaikan bagi hati.
dunia adalah kesenangan yang menipu.
Senin, 28 April 2025
Tuban
Bismillah...
Alhamdulillah, Ramadhan 1446 Hijriah kemarin, menandai sudah 10 kali Ramadhan kami lalui di sebuah kota kecil bernama Tuban.
kota kecil yang berjarak sekitar 103km dari kota Surabaya. Kota wali (katanya), kota legen, minuman dari pohon siwalan, yang rasanya manis sedikit pahit, dan jika dibiarkan beberapa hari maka akan terfermentasi dan menjadi tuak atau toak, yang berdasarkan hasil googling, mempunyai kadar alkohol sekitar 5%, bisa lebih jika bertambah waktu.
Berdasarkan pengamatan pribadi, perekonomian Tuban disokong oleh adanya beberapa industri cukup besar, seperti pabrik semen, lalu ada TPPI, kemudian yang baru masuk adalah pertamina, kemudian ada PLTUTanjung awar-awar.
Industri ini sepengamatanku, cukup menyokong perekonomian di Tuban.
10 tahun lalu saat aku pertama kali mendaratkan kaki ku di Tuban, kota ini cukup sepi. bahkan saat itu, kami datang saat Ramadhan, dan kami kesulitan mencari warung untuk membeli makan.
Ba'da Isya kondisi pusat kota sudah menunjukkan penurunan aktifitas. tak banyak kendaraan yang lalu lalang. membuatku membatin, 'Kota iki kok koyo kota mati'
Alhamdulillah perlahan-lahan Tuban mulai menggeliat dan semakin maju dan ramai.
Ini adalah salah satu sudut di taman Abirama, yang sebelumnya hanyalah rest area yang mangkrak, sekarang yaa lumayan lah sudah bagus. Katanya sih kalo malam lumayan rame. warung-warung yang ada juga bukanya sore menjelang malam.
Rabu, 16 April 2025
Mengikhlaskan hati
Bismillah..
Saking lamanya aku nggak post di sini, banyak hal sudah terjadi. dari post beberapa tahun terakhir, aku bercerita kami yang pindah ke kontakan baru. dan dari kontrakan baru itu, sekitar 2 tahun kemudian kami alhamdulillah membeli sebuah rumah, yang nggak terlalu jauh juga dari kontakan lama kami.
Rumah ini insyaAllah menjadi rumah kedua kami. rumah yang sederhana, namun alhamdulillah kami bisa melalui sampai sekitar 8 tahun di rumah ini.
Rumah yang menjadi saksi banyak perjalanan cerita keluarga kami. Rumah yang kami isi pelan-pelan, seadanya uang. meski ya tidak estetik seperti rumah orang-orang, tapi alhamdulillah kami mencintai rumah ini, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Namun beberapa bulan lagi, kami harus meninggalkan rumah kecil ini. meninggalkan semua kenangan disini. meninggalkan kenyamanan kami, sahabat-sahabat kami, majelis ilmu kami.InsyaAllah kami akan back for good ke Surabaya.
Berat. sungguh berat. buatku, buat anak-anak. Kami sudah memiliki banyak sahabat disini, kami benar-benar menikmati hidup yang slowliving disini. tidak terlalu hiruk pikuk. kemana-mana dekat.
But the show must go on.
Mau tidak mau. meski sedih dan sangat berat hati, namun Bismillah. kami akan mengarungi hidup baru di Surabaya. Semoga Allah berkahi, Allah ridhoi, dan Allah mudahkan segalanya untuk kami sekeluarga.
Fighting, Chayoo, Ganbatte
Jumat, 11 April 2025
Kabur aja dulu
Bismillah..
Beberapa saat lalu, tagar ini ngeboom di jagad dunia maya. digaungkan mungkin oleh orang-orang yang lelah dengan berbagai keajaiban negara ini.
Berita yang tidak menyenangkan silih berganti menghiasi layar HP (sekarang tipi udah kehilangan pesonanya). belum lagi cerita-cerita para diaspora yang banyak menggambarkan serunya hidup di negara orang. makin-makinlah warga berlomba ingin kabur. meski di circleku sih belom ada cerita yang ngabur beneran. hehehe
Aku pribadi sebagai ibu paruh baya, seolah lelah melihat carut marut negara ini. dari dulu punya keinginan untuk pindah ke negara lain (madinah. Aamin) namun yaa sampai sekarang masih di sini-sini aja.
Usia yang tak lagi muda, suami yang kerjanya masih disitu. kaya yaudah dijalani saja kenikmatan ini. terlebih saat ini banyak PHK dimana-mana. punya pekerjaan saja udah Alhamdulillah.
Mensyukuri setiap apa yang dimiliki saat ini. sekecil apapun. karena ya nggak tau kenikmatan ini akan bertahan berapa lama.
beruntungnya ditengah berita tidak enak yang menyerbu, lalu datanglah bulan Ramadhan. dan seperti kebiasaanku sekitar 3 tahun ini, setiap memasuki bulan Ramadhan, aku menghentikan kegiatanku buka instagram. sesekali buka namun hanya untuk nyari resep misalnya. selebihnya aku nggak ingin tau, nggak scroll-scroll juga. jadi sebulan itu aku benar-benar tenang, meski sesekali bocoran berita datang dari suami atau sahabat-sahabat. dan aku berusaha sebisa mungkin untuk sekedar, hoo yaa baiklah. lelah, muak. dahlah kuingin jalanin Ramadhan dengan tenang.
lalu Ramadhan berlalu, dan sampai sekarang, aku hanya sesekali buka instagram.
ternyata seriusan libur bersosmed itu bikin hati lebih ringan aja. nggak overthinking mikir keajaiban-keajaiban dunia ini yang makin nggak masuk akal.
Terus doakan negara ini, doakan pemimpin-pemimpin negara ini. jauhkan negara ini dari orang-orang tamak yang haus kekuasaan dan kekayaan. dan semoga Allah menjauhkan kita dari orang-oang dzalim yang ingin berbuat fitnah kepada kita dan keluarga. Aamin
Senin, 07 April 2025
Long Time no see
bismillah.
setelah ratusan purnama, aku baru ingat kalo aku punya rumah disini, yang ternyata masih tetap eksis meski sudah bertahun-tahun. padahal bahkan multiply aja udah hilang bertahun lalu. masya Allah.
jadi mari kita kembali aktifkan blog ini (semoga istiqomah)
first thing first. Taqobalallahu minna wa minkum. semoga Allah menerima semua amalan kita selama bulan Ramadhan lalu. aamin
Sabtu, 14 Januari 2017
Kos tiga bersaudara
Bismillah...
Ja sayoonaraa...
Terima kasih atas 1,5 tahun yang sangat menyenangkan di kos ini.
Terima kasih sudah memberi kehangatan pada pendatang baru seperti kami.
Mendapat saudara baru di kota yang belum pernah kami datangi sebelumnya.
Saudara-saudara baru yang sangat baik.
Terima kasih sudah memberi banyak memori indah, termasuk tempat kami menambah anggota keluarga, dari berempat menjadi berlima ;)
Saatnya kami melanjutkan gelar kontraktor kami dengan menempati rumah ke 6.
Kamis, 22 Desember 2016
Apa kabar adek Nifa?
Bismillah
Alhamdulillah adek nifa sudah 7bulan.
Perkembangannya sampai hari ini, udah makin cepet ngesotnya.
Masih suka pose yoga 😁
Masih suka gaya ongkong-ongkong
Mulai belajar duduk, meski masih harus didudukkan, dan masih belom jejeg. Miring kesana sini, tau-tau nyusruk 😁
Trus mpasinya masih kombinasi antara blw dan spoon feeder.
Kenapa spoon feeder, karna kadang emaknya suka males ngukus ngukus 😛
Jadi beberapa kali pake nasi benyek sama sayur yang sedang dimasak untuk keluarga hari itu.
Jadi dek nifa ngikutin menu makannya orang dirumah. Biar ga rempong emaknya. Hihihi.
Alhamdulillah lancar makan dan pup nya.
Belom ada tanda-tanda alergi makanan tertentu.
Apa lagi ya...
Oia sudah mulai ngoceh. Ba ba ba semacam itu.
Kadang kedengeran seperti ngomong bapak. Tapi ya mungkin karna ucapan paling gampang kali ya. Hehe.
Trus trus sekarang udah susaahh banget ditinggal.
Liat emaknya pake jilbab udah rewel aja.
Ditaruh carseat juga udah mulai protes.
Paling anteng ya kalo diajakin naik motor. Mungkin karna sliyut2 angin dan posisi digendong pulak kali ya 😅😅
Ya segitu dulu rekap cerita perkembangan adek nifa ❤❤
Senin, 19 Desember 2016
Bismillah..
Ada perasaan sedih, ketika akhirnya kami mutuskan untuk mengontrak rumah, dan meninggalkan kos-kosan mungil ini.
Terlebih, sejak datang ke Tuban, kos-kosan ini banyak memberikan warna di kehidupan kami, sampai dengan bertambahnya anggota keluarga kamipun ya di kos ini.
Waktu berlalu dan satu per satu tetangga kos mulai pindah. Berganti dengan wajah-wajah baru.
Yah begitulah hidup. Tak pernah terdiam. Selalu berputar.
Ahhh mungkin saya sedang baper-bapernya. Hihi.
Kalo dihitung-hitung, nantinya rumah kontrakan kami akan menjadi rumah ke 6 yang kami tempati sejak pertama kami hidup bersama.
Kos-kosan pasir angin cileungsi - rumah kontrakan limus pratama cileungsi - rumah kami di setu bekasi - rumah sukodono - kos-kosan bukit karang tuban dan rumah kontrakan yang baru nantinya.
Ternyata berwarna juga hidup kami. 9 tahun pernikahan, 3 anak, dan 6 rumah. Hihihi
Semoga rumah kontrakan baru kami menjadi berkah. Amin ❤❤❤
*gonna miss this place 😢😢😢
Jumat, 16 Desember 2016
Mencari rumah
Bismillah..
Sudah beberapa hari ini aku dan suami menyusuri gang demi gang untuk mencari rumah kontrakan.
Sebenarnya, kontrakan kami masih sampai bulan agustus tahun depan. Tapii semakin hari terasa semakin sumpek.
Ya maklumlah wong kontrakannya cuma secuplik, yang terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, dapur dan kamar mandi.
Sebenernya kerasan banget sama kontrakan yang sekarang. Cumaaa yaa harus sadar diri, anak-anak mulai gede. Mulai banyak barangnya. Juga harus mulai belajar tidur sendiri.
Belom lagi kalo orang tua datang berkunjung. Masa ya terus-terusan ditidurkan dilantai 😅😅
Berawal dari ketidaksengajaan kami melihat sebuah rumah dengan tulisan dikontrakkan. Berlanjut dengan tanya harga yang ternyata tak semahal seperti yang selama ini kami dengar.
Jadilah diniatin liat rumahnya yang ternyata gedeee dengan 5 kamar tidur 😁😁
Setelah itu kok jadi semangat nyari rumah kontrakan lainnya.
Dan ternyata susah juga nyari kontrakan ya sesuai keinginan. Ukuran rumah udah sesuai, harga dah cucok, eh dapurnya minimalis banget, sementara barang dapurku bejibun. Udah cocok dapur, tapi kamar mandi kurang oke.
Hihihi
Semoga secepatnya dapet yang sesuai. Aminnn
Rabu, 14 Desember 2016
Operasi amandel
Bismillah..
Akhirnya posting lagi.
Agak susah juga posting blog pake hp. Hiks..
Kirim via email, kalo foto lebih dari 2 suka nyangkut di outbox dan ga kekirim-kirim. Bikin kzl deehh 😅
Jadi sekarang postingnya pake satu foto aja lah biar ga terlalu berat.
Selasa minggu lalu tanggal 6 desember 2016, akhirnya amandelnya kakak dina diambil juga.
Serba dadakan sih. Karna rencananya diambilnya setelah EAS. Tapi setelah dipikir-pikir dan konsul ke dokter, akhirnya diputuskan persis setelah ulangannya selesai langsung operasi.
Jam 8 pagi kakak sudah berangkat ke RS bareng ayah. Aku masih standby di rumah ngurus anak-anak dulu sekalian nyusuin dan ninggal ASIP untuk nifa.
Jam 10 aku nyusul ke RS, dan ternyata mereka masih nongkrong di klinik umum sambil nunggu hasil tes alergi.
Kakak masih santai sambil main figurine little pony. Masih ketawa-ketawa juga.
Sementara emaknya setres dan mules-mules 😅😅
Jam 12 kami diantar ke ruang operasi.
Karna hanya boleh ditemani satu orang saja selama proses nunggu masuk ruang operasi, jadilah si ayah yang nungguin. Aku ga sanggup 😥
Udah nongkrong diluar sekitar setengah jam, eh ternyata masih antri tuh ruang operasi. Baru jam 1 ayah keluar dan bilang kalo dina sudah masuk.
Tambah mules deehhh..
Sekitar 1 jam sampai akhirnya kami dipanggil untuk nemani dina yang sudah mulai gelisah bangun dari bius.
Mulai cranky, mewek-mewek sambil bolak balik kaya mau muntah gitu.
Dan aku langsung drop pas ga sengaja liat dalam mulutnya yang masih merah (ya iyalaahhh wong baru operasi 😂)
Akhirnya pindah posisi diatas kepala dina. Biar ga makin stres.
Ngelus-ngelus sambil bilang sabar ke dina yang mulai panik kenapa lehernya ga enak.
Sekitar jam 3 baru dina bisa dipindah ke kamar. Dan aku balik ke rumah untuk ngurus anak-anak.
Di sisa hari itu dina lebih banyak tidur. Mungkin sisa biusnya masih ada. Beberapa kali nangis. Dan mulai belajar minum air putih dan susu.
Nginep di RS selama 2 malam. Alhamdulillah proses penyembuhan lumayan cepat. Esoknya pasca operasi, sudah mulai belajar makan bubur. Dan karna emang ga kebiasa makan bubur, dina dah rewel minta nasi 😂😂
Alhamdulillah sampai hari ini, meski proses penyembuhan masih berjalan, dan makanan masih dibatasi nggak boleh gorengan, tapi napsu makannya makin menggila. Dikit-dikit laper.
Hihihi alhamdulillah. Semoga aja badannya bisa jadi sedikit gemuk.
Oiaaa, ada perubahan suara. Perasaan suaranya jadi lebih kecil dan cempreng gitu 😅
Mudah-mudahan pasca operasi amandel, kakak dina semakin sehat yaaa. Aminn..amin..
Kamis, 03 November 2016
Hidup dirantau
Bismillah...
Alhamdulillah sudah sekitar setahun setengah hijrah ke kota kecil bernama Tuban ini.
Hijrah dari perkotaan yang penuh dengan hiruk pikuknya, keramaiannya, kemacetannya, pindah ke kota kecil yang bebas macet, kemana-mana dekat, dan bebas mall. Aman lah buat dompet si emak 😂😂
Salah satu hal yang paling aku syukuri ketika pindah kesini adalah, bisa bertemu dengan orang-orang baru yang alhamdulillah baik-baik.
Sebagai sesama perantauan, ketemu tetangga yang baik adalah berkah luar biasa. Secara jauh dari saudara dan keluarga, satu-satunya yang bisa dimintai pertolongan ketika kita butuh adalah tetangga. Jadi bener-bener bersyukur deh.
Tetangga-tetangga ini asalnya macem-macem. Ada yang dari depok, jakarta, sampe lampungpun ada.
Dan kalo dari foto diatas, beberapa sudah pindah balik ke kota asal, atau lanjut ke kota persinggahan selanjutnya.
Meski begitu, mereka sudah ninggalin memori indah disalah satu babak hidupku di Tuban ini.
Semoga kalo nanti harus pindah lagi, bisa ketemu dengan orang-orang baru yang sama baiknya. Amin...
Selasa, 01 November 2016
Big bad wolf 2016
Bismillah..
Yeyyy akhirnya sebelom event bbw berakhir aku sempet kesana.
Sabtu 29 okt akhirnya diniatin abis subuh kesana, berdua aja ma pak suami.
Pas dateng parkiran udah rame, meski pas masuk sih lumayan lenggang.
Kalo kata beberapa temen sih bbw surabaya nggak seheboh bbw jakarta.
Begitu masuk, melonggo lah saiaa.
JX internasional bener-bener kaya lautan buku. Sejauh mata memandang isinya buku semuaaaa 😍😍
Bingung mau kemana dulu. Akhirnya diplipirin dari ujung.
Beneran bingung banget saking banyaknya buku bagus. Bingung mana yg mau dibeli. Secara isi dompet terbatas. Hahhaa
Buku untuk anak-anak buanyaaaaaaakkk banget. Sayangnya cuma nemu satu buku little pony. Pan anak2 lagi seneng liat little pony, dan selama ini ga pernah beliin buku begitu. Eh pas mau dibeliin malah ga ada 😁
Paling setres pas sampe bagian buku resep sama buku craft. Fufuuf pengen dibeli semuaaa 😅😅
Untunglah telpon dari mamak menyelamatkan ku dari kalap.
Panggilan untuk menyusui. Hihi. Tapi masih sempet nyamber buku resep muffin.
Pas mau ke kasir, toleh toleh eh kok ada bagian yg rame ya. Mlipirlah kesana. Eehh ternyata bagian diskonan. Dimana banyak buku anak yg perlembarnya tebel2 tuh cuma dijual 5000. Waaahh langsung heboh.
Nemu buku bantal 30ribu, bath time book 10ribu. Isshhh syenangnyaaa
Dan belanjaan kami hari itu ga sampe 300ribu. Alhamdulillaaahh. Berkah diskonan. Hihihi
Minggu, 30 Oktober 2016
Cerita seminggunya ardanta part 1
Ardanta is us 😁
Tadinya sih aku suka pake sebutan ummidinalya. Dan karna si bayik sudah hadir ditengah-tengah kami, jadilah cari nama lain yg lebih simpel. Dan muncullah ardanta, yg kepanjangan dari Ar.DAN.Ta. Artur. Dina.Alya.Nifa.iTA 😁
Lanjut cerita semingguan ini nggapain aja.
Ditambah lagi seminggu kemaren tiba-tiba barengan batuk pilek panas.
Sampe si bayik kicik ikutan sakit. Hiks.
Panasnya sampe 39,2 😢
Ternyata ya karna mau batpil. Dan sekarang lagi heboh-hebohnya batpilnya. Batuk meler muluk.
Dina seneng banget.
Berangkat ke sekolah jam 3sore dan balik jam 9malam.
Pulang-pulang langsung teler 😁
Sayang belom dikirimin dokumentasi dari ustadzahnya.
Buku little pony yang pengen kubeli buat anak-anak, udah ludes. Yaa belom rejeki.
Tapi kebagian buku bread revolution dari suami. Alhamdulillah rejeki istri solehah 😘
Senin, 10 Oktober 2016
142
Bismillah
22:26
Dan aku masih terjaga, belom kerasa ngantuk.
Jangan-jangan efek makan indomie goreng plus coklat hangat kali ya 😣
Padahal bisa dibilang hari ini produktif abis.
Bebenah rumah yang udah seminggu lebih lebih cocok dibilang kandang ketimbang rumah, saking berantakannya 😅
Entahlah rasanya kemaren-kemaren semangat beberes hilang entah kemana. Padahal aslinya dah sumpek liat rumah yang amburadul.
Tapi ya udahlaaahh...
*pembukaan yg panjang*
142.
Yup sudah 142 hari aku menyandang status perempuan cantik anaknya tiga ❤❤❤
Hihihi
142 hari penuh perjuangan. Penuh penyesuaian disana sini. Penuh drama dan olesan balsem disana dan nelen vitamin disini. Hihihi
142 hari penuh kenikmatan luar biasa atas kepercayaan dari Allah sehingga aku bisa menimang bayi unyu unyu lagii. Dan beneran deh kali ini rasanya seperti ga mau kehilangan sedikitpun momen.menikmati berdua bareng baby Nifa kala kakak-kakaknya sekolah.
Alhamdulillah
Di hari ke 142 ini, aku masih berjuang membagi perhatianku ke tiga makhluk kecil yang saling berebut perhatian (jangan lupakan si makhluk besar😁)
Ada saat-saat aku berasa jahat karna harus 'memaksa' si nomer 2 untuk mengerti bahwa aku sedang sibuk dengan adiknya.
Ada juga saat dimana aku menerima tatapan melo penuh kepasrahan dari si bayik yang harus bersabar mendapat asi karna aku sedang mengurus dua kakaknya.
Ada juga saat dimana aku merasa kasihan karna si nomer satu sering 'kupaksa' menerima keadaan aku mengabaikannya dan menyuruhnya membantuku.
Hiks...
Perjuangan masih panjang.
Baru 142 hari bersama 3 makhluk kecil luarbiasaku.
Semoga Allah memberi kesehatan padaku dan suami, agar akan ada lagi hari-hari berikutnya. Aminn...
Mari berjuang, ibu cantik beranak tiga pantang menyerah 💪💪😍😍
Sabtu, 24 September 2016
Presentasi pertama
Bismillah..
Alhamdulillah hari ini presentasi Perdana kakak dina berjalan lancar.
Jadi sudah seminggu ini kakak dina mengerjakan proyek akhirnya yang berjudul My Family in Robo.
Konsep sederhana untuk memperkenalkan bangun ruang kepada anak-anak.
Proses pengerjaan full dikerjakan sendiri di sekolah. Kami orang tua hanya membantu di penyediaan bahan, seperti kardus air minum, kubus, dan botol air minum. Selebihnya ya kreatifitas anak-anak saja.
My Family in Robo dibuat sebagai alat memperkenalkan anggota keluarga dan kegiatan.
Ada 5foto yang ditempelkan di dalam tubuh robot tersebut, lalu diputar menggunakan kayu.
Fotonya terdiri dari foto memakai seragam, foto keluarga, foto ketika masa balita, foto saat sedang bermain dan foto saat berekreasi.
Tiap anak diberikan waktu 15menit untuk presentasi dan tanya jawab.
Presentasi didepan orang tua dan ustadzah. Lalu yang memberikan pertanyaan adalah orang tua.
Alhamdulillah meski masih dibantu disana sini kakak dina terbilang cukup lancar *emak bahagiyaaa😍😍
Padahal selama latihan dirumah ha begitu itu. Males-malesan.
Akupun cuma sambil lalu aja kalo ngajari. Jadi misal pas dia lagi main, aku nyeletuk, bahan-bahan untuk membuat robo apa ya.
Begitu dicoba presentasi full didepanku, eh alhamdulillah lancar.
Dan ketika hari H, juga lumayan lancar.
Good job kakak 😘😘
Sabtu, 17 September 2016
Anggota baru keluarga kami
![]() |
| Kakak adek Aliya milad |
![]() |
| My precious three |
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Beli dua bijik testpack yang murah meriah. Dan sampe rumah langsung lah aku cek.
Dan jeng jeng beneran ada 2 stripnya 😇
Waktu itu perasaannya syok. Hahhahaa
2,9kilo dengan panjang 50cm.
tgl 10 - 11 September 2016 adek nifa sudah tengkurap sendiri (warbiyasak emang bayi cilik ini)
Tanggal 12 sept kemaren, dek Aliya tepat 4tahun.
Barakallahu anakku.
Pertambahan usianya barengan dengan idul adha dan kebetulan kami sekeluarga mudik ke rumah mertua.
Dan alhamdulillah oleh uti dibikinkan nasi kuning. Senangnyaaa 😊
Udah kelas 1 SD.
Udah keliatan hobinya yaitu menggambar.
Jadinya kalo udah gambar bisa konsen banget. Dan ngabisin banyak buku dan kertas. Hihi
InsyaAllah dicicil cerita-cerita lainnya❤❤
Jumat, 16 September 2016
Jumpa lagi
Bismillah...
Beberes rumah lama yg ternyata sudah setahun ditinggal 😣
Kangen nulis lagi. Terutama kangen nulis perkembangan keluargaku.
Semangat ayo semangaaatt menulis 😊😊
Kamis, 23 Juli 2015
Eid Mubarak 1436H
Tahun ini juga akhirnya untuk pertama kalinya kami sekeluarga merasakan mudik pacman emoticonme
![]() |
| Pamer ketupat yang dijalin sendiri. hehehe |
Insya Allah Minggu sore sudah kembali ke Tuban. Kembali ke kenyataan. hahahahha
Senin, 06 Juli 2015
Ramadhan tahun ini
Alhamdulillah sudah masuk minggu ketiga Ramadhan...
Masya Allah berasa cepet yaa :'(
![]() |
| yang sempat diabadikan |





































