Our Journey to The Future

Our Journey to The Future

Kamis, 23 Juni 2011

kangen nulis, tapi ga bisa nulis

hahaha, beneran bingung mau kasih judul apa:P

yah paling nggak judul diatas sedikit merefleksikan kenapa blog ini sepi dalam beberapa hari belakangan.

sebenernya banyak yang pingin ditulis, dicatat sebagai sebuah memori. tapi nggak tau kenapa, selalu nggak bisa nulis.
terlebih adaaa saja 'halangan' yang bikin semakin nggak bisa nulis.
yang modem ketinggalan di rumah mamak, beberapa kali wara wiri ke surabaya buat kulakan, sampai yang sok sibuk nemenin mbak kecil yang memang sedang jadi prioritas. plus sedang ikutan sok sibuk membantu sahabatku mempersiapkan pernikahannya yang tinggal beberapa minggu saja.
jadi makin klop lah alasan2 yang membuatku nggak bisa nulis :D

tentang mbak kecil, sampai sekarang perkembangannya masih maju mundur ;(
beberapa kali dapat tambahan kosa kata 'nak' buat enak, dan 'bis' buat habis.
selain itu nol besar.
'pis' untuk pipis juga sudah menguap hilang entah kemana ;(

ahhh...
kadang ada saatnya aku nggak cukup sabar untuk bisa membantunya. ada rasa frustasi, kenapa perkembangan bicaranya begitu lambat. disaat yang lain sudah bisa diajak berkomunikasi, mbak kecil cuman bisa ngomong bahasa planet yang nggak kami mengerti.

mudah2an aku selalu diberi semangat untuk bisa terus belajar bersamanya.

perkembangan lainnya. 3 hari ini mbak kecil dina sedang senang berdendang!
what a surprise :)

awalnya nggak ngeh kalo dia sedang nyanyi. cuma lama2 kalo didengarkan, yang dia ucapkan berbeda dengan kalo dia ngomong. meski sama2 pakai bahasa planet, cuma yang ini berasa berirama. plus dia sambil joget2. jadi aku langsung nebak dia sedang nyanyi :)

hihihi, lucu banget. sayangnya aku belum sempat merekamnya. karna selalu pas lagi jauh dari HP ;p

perkembangan motoriknya, dina sudah bisa mencocokkan bentuk2 dimainannya. kebetulan dina punya mainan mobil2an yang ada lubang2 bentuknya (agak susah menjelaskannya nih). ada bulat, segitiga, bentuk kelinci, bebek dan beberapa bentuk lain. minggu lalu, saat kami sedang main, dia tiba2 bersemangat main mobil2an itu, lalu mulai sibuk memasukkan bentuk sesuai dengan lubangnya. awalnya frustasi karna bentuk yang dimasukkan berbeda dengan lubangnya.
percobaan pertama aku masih membantunya. setelah semua bentuk sudah masuk dengan bantuanku. dia bongkar lagi, dan masukkan sendiri. and she did it!
alhamdulillah ^^

setelah itu, ada kali setengah jam dia berkutat dengan mainan itu :)
sampai kemudian dia tertarik dengan mainan lego yang sedang aku mainkan. dan dia lebih memilih menyusun legonya sesuai bentuknya, ketimbang dimain2in ke bentuk lain :)

sementara itu sih yang aku catat tentang perkembangan dina akhir2 ini. semoga kedepan semakin banyak perkembangannya.

saat ini, aku dan suami masih dalam taraf menimbang2 apa sudah perlu dina dibawa ke klinik tumbuh kembang, untuk bisa tau kenapa progress bicaranya dina kurang baik..
beberapa orang masih menganggap belum perlu sih, mungkin karna dina dirumah hanya berdua sama aku, dan aku kurang memberinya respon, jadilah dia terlambat bicara. cuma ya gitu, aku sudah mulai panik ;(

7 komentar:

Djangan Pakies mengatakan...

Assalamu'alaikum,
Semoga Alloh memberikan yang terbaik untuk perkembangan adik Dina.

Kalo anak saya yang terakhir (2,5th) tadii malem membuat saya terkejut karena tiba-tiba ngambil Al Qur'an yang biasa dipakai Umi-nya trus hanya ngeluarkan suara hemmm .... hemmm ...hemmm sambil diliuk-likukkan mungkin pingin tilawah kali ya

ita mengatakan...

wassalam um, atau pakde ya. um ajah deh biar terasa lebih muda:)

amin..
insyaallah um..

wah subbahanallah ya um..
mungkin terbiasa mendengar uminya mengaji, jadi mau ikutan ngaji.
kalo dina,kalo pas aku ngaji dianya malah lama2 ketiduran *geleng2*

Puspita mengatakan...

Anak saya yang bungsu dulu juga terlambat bicara. Ternyata dia memang lebih pendiam tidak seperti kakaknya, dan pada saat mulai bisa bicara langsung bisa merangkai kata.

Dina sudah masuk PAUD?

Salam kenal dari Nganjuk jatim.

ita mengatakan...

begitu ya mbak, saya sering frustasi soalnya nih;(
cuma memang secara keseluruhan dina ini memang menunjukkan dia anak yang nggak banyak ngomong. dia lebih suka melakukan aktifitasnya dalam diam *nyontek ayahnya kali*

iya, saya ikutkan PAUD, tapi jarang2 juga sih. cuma biar bisa kumpul dengan teman2nya saja

Elsa mengatakan...

mungkin kalo ada adik, Dina jadi pinter ngomong Mbak! Hehehehehehhee

soalnya sodaraku tuh gitu.
si kakak gak ngomong2 sampe umur 3 tahun
begitu ada adik, adiknya ngomong duluan.... si kakak akhirnya niruin si adik
dan bisa ngomongnya bareng!!!
hehehhee

Baby Dija mengatakan...

Dija juga belom bisa ngomong lho Tanteeeee

ita mengatakan...

@elsa : jiaaa, berarti kudu ngasih adik dulu dunk :D
hihihi, masih maju mundur nih,belom pede ngasuh 2 anak :P

@dija : hihihi, tante penasaran kalo dija ngomong pake bahasa bayi. seru kali ya liat dina bareng dija ngomong bahasa bayi :D